puisi pagi untuk iy
suatu waktu, ada rindu yang bertemu di ujung atap sagu di Nunusaku Upuu sedang merancang sesuatu masa depan yang baru, masa lalu yang haru bertemu rindu berjalan di pelataran pantai tempat leluhur memberi persembahan hasil mengayau aku, terdiam melihat biru dan hijau lautan dan hutan mata-mu dan senyum-mu Lalu, aku memilih bertemu dengan Upuu dalam kata-kata rindu, ataru-janji pada tanah, pada lautan, Sepertinya aku tidak akan mati cerita ku, cerita mu cerita lautan, cerita hutan