Menerima
pada detik-detik ini,
sembari kopi dan susu bercampur
lalu beta poro saki
beta mulai belajar menerima
menerima jikalau tidak akan ada yang tinggal tetap
segalanya akan pergi tidak menetap
tidak ada cinta yang menetap
bisa jadi cinta dari Tuhan menetap
tapi, sejauh ini
cinta-cinta yang lain menjauh
beta menjauh-jauh
dibunuh membunuh
waktu
beta memulai belajar menerima
jika beta tidak begitu penting
beta tidak being seen
beta miris dan ironis
beta adalah ironi
menderita dari dalam rindu
menderita dari luar ruang dan waktu
tidak mengapa juga
sepertinya dunia memang begini bagi beta
menerima takdir
beta menjajah diri
dijajah ingatan-ingatan
beta tidak merdeka
bahkan tidak perlu juga
beta menerima
jika beta tidak layak
tidak layak
tidak layak
waktu pun beta terima
tidak perlu dibunuh
Bitung, 27 Juni 2026
Komentar
Posting Komentar