Semalam, Sepagi
Semalam
aku jatuh dalam pekat dunia
lalu kepalaku ingin pecah
aku ingin mati saja
sepagi
aku terbangun dalam senduh
lalu tulang-tulang tumbuh satu per satu
aku ingin hidup saja
di dalam lubuk hati
aku merindukan senyuman manisnya
ingin menyandarkan kepalaku pada bahunya
aku mencintai dia
Aku pun mencintai Dia
Sahabat yang Setia
Ambon, 2 Desember 2025
Komentar
Posting Komentar